Jakarta, CNN Indonesia —

Pelatih Jung Kwan Jang Red Sparks, Ko Hee Jin respons Megawati Hangestri Pertiwi menangis dan Persebaya Surabaya dibantai Persik Kediri 0-4 jadi berita terpopuler olahraga.

Selain itu, posisi Indonesia yang melesat dalam perolehan klasemen medali Asian Para Games 2023 juga menarik minat pembaca.

1. Pelatih Red Sparks Respons Megawati ‘Megatron’ Menangis


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelatih Jung Kwan Jang Red Sparks, Ko Hee Jin, merespons Megawati ‘Megatron’ Hangestri Pertiwi yang menangis usai membawa Red Sparks menang dramatis 3-2 atas Heungkuk Life Pink Spiders pada lanjutan V-League Korea Selatan di Samsan World Gymnasium, Incheon, Kamis (26/10).

Megawati menjadi bintang kemenangan Red Sparks atas Pink Spiders yang merupakan salah satu kandidat juara V-League putri musim ini. Red Sparks sempat tertinggal dua set sebelum membalikkan keadaan 3-2 dengan 21-25, 26-28, 25-22, 25-7, 18-16.

Ko Hee Jin mengatakan para pemain Red Sparks, terutama Megawati, terharu setelah meraih kemenangan dramatis atas tim kuat Pink Spiders.

“Banyak pemain kami yang menangis, saya pikir mereka sangat senang. Tapi saya pikir sekarang bukan waktunya untuk menangis. Saya berharap saya akan bisa menangis nanti, ketika saya memenangi kejuaraan,” ucap Hee Jin dikutip dari Naver.

2. Diwarnai Ricuh Penalti dan Kartu Merah, Persebaya Dibantai Persik 0-4

Persebaya Surabaya dibantai Persik Kediri 0-4 pada pekan ke-17 Liga 1 2023/2024 di Stadion Brawijaya, Jumat (27/10).

Laga ini diwarnai ricuh terkait insiden penalti jelang turun minum pada menit ke-44. Saat itu, wasit Zetman Pangaribuan langsung menunjuk titik penalti meski tidak dalam posisi dekat dengan insiden setelah Bayu Otto terjatuh di kotak penalti Persebaya.

Akan tetapi setelah berkomunikasi dengan asisten wasit, Zetman Pangaribuan menganulir penalti itu. Dalam tayangan ulang, bola lebih dulu tertendang Bayu keluar lapangan.

Zetman pun mendapat protes dari kedua kubu, terutama pemain Persik. Sementara asisten wasit dikerubungi pihak Persebaya.

Situasi yang rumit di lapangan membuat Zetman Pangaribuan menghentikan sejenak pertandingan dan masuk ke ruang ganti. Pertandingan kembali dilanjutkan, namun tidak berselang lama babak pertama berakhir.

3. Raih Emas Ke-23, Indonesia Melesat di Klasemen Asian Para Games

Para badminton Indonesia sukses menambah dua medali emas di Asian Para Games 2023 lewat nomor ganda putra dan putri, Jumat (27/10) siang WIB.

Torehan dua medali emas itu membuat posisi Indonesia melesat dari urutan kedelapan menjadi peringkat keenam dengan mengoleksi 23 medali emas, 20 medali perak, dan 23 medali perunggu hingga Jumat (27/10) pukul 14.00 WIB.

Raihan medali emas sementara ini membuat kontingen Indonesia telah sukses melampaui target yang ditetapkan pemerintah Indonesia dengan meraih 19 medali emas dan finis di 10 besar Asian Para Games 2023.

(jal)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *