Jakarta –

Koala salah satu binatang yang doyan tidur selama 18-20 jam dalam sehari. Meski demikian, dalam sebuah kesempatan, ia juga bisa menjadi pencuri andal.

Dilansir dari BBC, Senin (11/9/2023), selama berminggu-minggu, pemilik kebun bibit asal Australia Humphrey Herington telah memutar otak untuk mengidentifikasi pencuri yang sulit ditangkap. Banyak bibit tanaman eukaliptus yang dimakan.

Awalnya, dia mengira itu adalah kambing. Lalu ia berpikir bahwa yang hewan pengganggu itu adalah posum.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO RESUME CONTENT

Akhirnya pada suatu hari saat dia masuk kerja malah menemukan seekor koala yang nakal. Hewan itu linglung dan terlalu kenyang untuk bergerak, dikelilingi oleh tanaman eukaliptus yang telah dilucuti.

“Dia tampak kenyang. Dia tampak sangat puas dengan dirinya sendiri,” kata Herington.

Koala ditetapkan sebagai spesies terancam punah (Foto: BBC World)

Para staf sekarang membangun pagar anti-koala di sekeliling meja pembibitan mereka untuk menghalangi hewan berkantung itu. Dijuluki Claude, ia memakan ribuan tanaman dengan kerugian biaya pembibitan sebesar AUD 6.000 atau Rp 59 juta.

Ironisnya, tanaman yang dimakan Claude ditanam untuk meningkatkan habitat koala di wilayah tersebut. Karena spesies ini terancam punah.

Tim di Eastern Forest Nursery, dekat Lismore di utara New South Wales, pertama kali memperhatikan tanaman dikunyah beberapa bulan lalu.

“Tidak ada tanda-tanda apa pun, tidak ada jejak atau apa pun yang menunjukkan kemungkinan yang terjadi. Itu adalah sebuah misteri,” kata Herington.

Mereka telah memasang perangkap posum, namun sia-sia. Bahkan mereka memeriksa kotoran hewan untuk mencari petunjuk namun pelakunya baru tertangkap ketika mereka terlalu rakus.

“Kami keluar untuk bekerja pada suatu pagi dan di sanalah dia, duduk di atas sebuah tiang,” katanya.

“Dan ada banyak tanaman yang hilang pagi itu. Saya kira hari itu dia pasti makan banyak makanan dan terlalu lelah untuk kembali ke pohonnya,” ungkap dia.

Saat Claude terbongkar sebagai pencuri daun, Herington dengan lembut membungkusnya dengan handuk dan memindahkannya ke beberapa pohon sekitar 300 m dari kebun bibit.

“Tetapi beberapa hari kemudian, dia kembali dan melanjutkan kunjungan malamnya,” katanya.

Tapi Herington tidak marah, dia malah terhibur. Koala tidak begitu dikenal karena kelincahan atau kecerdikannya.

Pada tahun 2022, koala terdaftar sebagai hewan terancam punah di sebagian besar pantai timur Australia, setelah jumlahnya menurun drastis.

Hewan berkantung yang dulunya tumbuh subur ini telah dirusak oleh pembukaan lahan, kebakaran hutan, kekeringan, penyakit, dan ancaman lainnya.

Pada tahun 2021, penyelidikan NSW menemukan bahwa koala akan punah di sana pada tahun 2050 kecuali ada tindakan segera. Mungkin hanya ada 50.000 ekor di alam liar, kata beberapa kelompok konservasi.

Simak Video “Serunya Berburu Ikan Marlin BIru Dengan Cara Tradisional, Lampung”
[Gambas:Video 20detik]
(msl/fem)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *