Jakarta, CNN Indonesia —

Dua jenazah yang diduga merupakan ibu dan anak ditemukan dalam kondisi tinggal kerangka atau tengkorak di sebuah rumah di wilayah Cinere, Depok, Jawa Barat, Kamis (7/9).

Sampai saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki temuan dua jenazah masing-masing berinisial GA (64) dan DA (38). Termasuk, mengusut dugaan penyebab kematian korban.

CNNIndonesia.com sudah merangkum sejumlah fakta terkait temuan dua kerangka jenazah tersebut, sebagai berikut:.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Korban Tak Keluar Rumah Satu Bulan

Penemuan jenazah kedua korban ini bermula dari laporan warga terhadap satpam kompleks yang curiga karena keduanya sudah tidak keluar rumah selama 1 bulan.

Kaur Humas Polres Metro Depok Iptu Made Budi mengatakan satpam komplek bernama Jafar bersama Ketua RT Sony kemudian mengecek rumah yang dimaksud. Keduanya disebut mencoba masuk dan mencium bau tidak sedap usai berhasil membuka garasi rumah.

“Lalu petugas security menghubungi Polsek Cinere dan setelah dilakukan cek TKP ternyata ditemukan 2 orang mayat laki laki dan perempuan diduga penghuni rumah No. 39 perum BCI,” kata Made dalam keterangan tertulis.

2. Waktu Kematian Sudah Lama

Made mengungkapkan jenazah kedua korban ditemukan dalam kondisi berpakaian di salah satu kamar mandi yang tidak terkunci.

Kendati demikian, kata Made, jasad kedua korban sudah tidak lagi bisa diidentifikasi lantaran sudah tinggal tengkorak saja.

“Diperkirakan meninggal sudah lama dan belum diketahui penyebab kematiannya,” ucap Made.

3. Kondisi Rumah Tak Terawat

Made menuturkan berdasarkan keterangan awal dari warga di sekitar lokasi, korban yang memang tinggal berdua dinilai tidak pernah bersosialisasi dengan warga sekitar.

Selain itu, lanjut Made, kondisi rumah yang ditempati kedua korban juga dianggap sudah tidak terawat dan sebagiannya juga sudah ambruk.

“Di meja dapur ditemukan kertas bertuliskan nama inisial S dan Ibu KH dan nomor telpon,” ujarnya.

4. Polisi Lakukan Olah TKP

Aparat kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Kamis kemarin sebagai bagian dari proses penyelidikan atas temuan dua jenazah tersebut.

Olah TKP ini melibatkan sejumlah pihak yakni Polres Metro Depok, Ditreskrimum Polda Metro Jaya, hingga Biddokkes Polda Metro Jaya.

Kapolres Metro Depok Kombes Ahmad Fuady menuturkan olah TKP ini juga turut melibatkan tim Puslabfor Mabes Polri dan tim forensik RS Polri Kramat Jati.

“Dari olah TKP akan disimpulkan penyebab mengapa jenazah ini mengalami atau meninggal dunia dari situ baru diketahui penyebab meninggalnya dari dunia jenazah ini,” tutur Fuady.

Fuady menyebut pihaknya juga belum bisa menyimpulkan apakah kedua jenazah ini merupakan korban pembunuhan atau bukan. Kata dia, perlu dilakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan hal tersebut.

Disampaikan Fuady, saat ini dua jenazah yang merupakan ibu dan anak ini telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan prosed autopsi.

“Itu kita belum bisa menyimpulkan (dugaan pembunuhan), kita belum tahu hasil dari tim olah TKP ataupun ahli forensik yang menentukan kematian,” ujarnya.

5. Periksa Dua Saksi

Hingga saat ini, kepolisian masih terus menyelidiki kasus temuan dua jenazah ini. Sejumlah saksi pun telah dimintai keterangan.

“Kalau saksi ada dua, yang menemukan sekuriti dan yang jaga kebersihan,” kata Fuady.

Lebih lanjut, Fuady mengatakan pihak keluarga rencananya juga akan dimintai keterangan untuk menggali berbagai informasi mengenai korban.

(dis/DAL)

[Gambas:Video CNN]

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *