Jakarta –

Calon pengantin menyebabkan kebakaran di Gunung Bromo hanya dikenai wajib lapor. Hanya satu yang jadi tersangka dan tiga kru lain juga menjadi saksi.

Mereka melakukan foto prewedding dengan flare hingga terjadi kebakaran Bromo. Berbeda calon pengantin, nasib manajer Wedding Organizer (WO) ditetapkan sebagai tersangka dan lainnya berstatus sebagai saksi.

Polres Probolinggo mengamankan enam orang termasuk calon pengantin yang menyebabkan kebakaran Bromo. Satu orang ditetapkan sebagai tersangka dan lima lainnya diperiksa sebagai saksi.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penyidik Satreskrim Polres Probolinggo melakukan pemeriksaan kepada lima orang yang saat statusnya sebagai saksi,” kata Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana di Mapolres Probolinggo, Jumat (8/9).

Calon pengantin dan tiga kru WO yang berstatus saksi sudah dipulangkan seusai pemeriksaan polisi. Mereka hanya dikenakan hukuman wajib lapor.

“Untuk sekarang lima orang yang sebelumnya statusnya sebagai saksi sudah dipulangkan dan harus wajib lapor,” ungkapnya, Sabtu (9/9/2023).

Meski begitu, Wisnu mengatakan tidak tertutup kemungkinan tersangka akan bertambah jika bukti-bukti terpenuhi.

Sat Reskrim Polres Probolinggo akan memeriksa saksi lain dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Di antaranya, pegawai TNBTS dan sopir jip atau hardtop.

“Sat Reskrim akan memeriksa saksi-saksi lainnya, di antaranya pegawai dari TNBTS, kemudian sopir jip atau hardtop yang membawa WO tersebut. Selain itu koordinasi dengan ahli pidana dan kejaksaan sudah kami lakukan,” ungkap Wisnu.

Enam orang yang melakukan foto prewedding menggunakan flare di Bromo harus berurusan dengan polisi. Ulah mereka mengakibatkan kebakaran Bromo, bahkan wisata tersebut harus ditutup untuk proses pemadaman.

Berikut identitas enam wisatawan yang picu kebakaran di Gunung Bromo:

Manajer WO, AW (41) asal Kabupaten Lumajang (tersangka)
Kru WO, MGG (38) asal Kelurahan Kedungdoro, Kecamatan Tegalsari Kota Surabaya (saksi)
Kru WO, ET (27) asal Kelurahan Klampis Ngasem, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya (saksi)
Juru rias, ARVD (34) asal Kelurahan/Kecamatan Tandes, Kota Surabaya (saksi)
Calon pengantin pria HP (39) asal Kelurahan Kedungdoro, Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya (saksi)
Calon pengantin wanita PMP (26) asal Kelurahan Lrorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat 1, Kota Palembang (saksi)

Baca artikel selengkapnya detikJatim

Simak Video “Fakta-fakta Bukit Teletubbies Bromo Terbakar karena Flare Prewedding”
[Gambas:Video 20detik]
(msl/msl)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *