Jakarta, CNN Indonesia —

Aktris yang juga anak komposer David Foster, Sara Foster, mengunggah pernyataan bantahan dirinya berat sebelah menyikapi perang yang terjadi antara Israel melawan kelompok Hamas di Jalur Gaza, Palestina.

Bantahan ini ia tuliskan melalui unggahan di akun Instagram, Selasa (10/10), usai sehari sebelumnya, ia mengecam seluruh pihak yang tidak mendukung Israel dalam konflik itu.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam dua unggahan terbaru, Foster menyatakan bahwa dirinya tak sanggup melihat banyak anak-anak, baik dari Israel maupun Palestina, yang menjadi korban peperangan.

Foster menegaskan tidak hanya menyatakan pembelaan untuk sisi Israel. Ia mengaku tak akan segan untuk menentang sikap pihak Israel jika mereka terbukti melanggar sisi kemanusiaan dan menyiksa anak-anak dan perempuan Palestina.

“Akan saya tegaskan: saya bukanlah orang Yahudi. Saya hanyalah manusia. Kalau saya melihat video orang Israel yang mengarak tubuh perempuan meninggal keliling Tel Aviv kemudian meludahi dan merayakannya, saya akan melawannya,” kata Foster.

“Jika saya melihat Israeli Defense Forces (IDF) membantai anak-anak kecil sembari tertawa dan merekamnya, saya akan menyatakan perlawanan saya,” sambungnya.

[Gambas:Video CNN]

Foster juga mengakui bahwa dirinya bukanlah seorang “ahli yang mendapatkan informasi sepenuhnya”. Menurut Foster, siapapun yang tidak bisa mengecam seluruh tindakan kekerasan, maka “tidak ada lagi harapan untuk kehidupan masyarakat.”

[Gambas:Instagram]

Di unggahan berikutnya, Foster kembali menuangkan perasaannya untuk seluruh korban yang melibatkan anak-anak dan mengecam peperangan yang terjadi.

“Saya selalu mengirimkan doa tanpa henti untuk anak-anak Israel dan Palestina yang menjadi korban kejahatan perang,” tegas Foster.

Dua unggahan milik Foster di Instagram dibuat setelah sehari sebelumnya ia mengecam pihak yang tidak mendukung Israel secara terbuka. Melalui rentetan Stories yang telah dihapus, Foster mengutuk Hamas atas peperangan yang terjadi di Tepi Barat Palestina.

Bahkan, Foster menyebut siapapun yang tidak membela Israel dan berada di sisi Hamas, maka pihak tersebut bukanlah seorang manusia.

“Kalau Anda terlalu takut untuk menyatakan pembelaan kepada Israel, ataupun jika memang Anda tidak mendukung, setidaknya belalah anak empat tahun yang diseret oleh organisasi teroris itu,” kecam Foster dalam unggahan Stories, seperti diberitakan oleh New York Post, Senin (9/10).

“Jika Anda tidak melawan sikap itu, maka Anda bukanlah manusia,” tegas Foster.

[Gambas:Instagram]

Sementara itu, perang Israel dan Hamas yang berlangsung sejak akhir pekan lalu (7/10) semakin merembet ke kawasan lain hingga ke Lebanon dan Suriah per Selasa (10/10) waktu setempat.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) melaporkan rentetan roket yang ditembakkan dari Suriah berupaya menargetkan wilayah Israel. Sementara itu, Israel langsung melancarkan rentetan penembakan mortir dan artileri ke wilayah Suriah.

The Washington Post pada Selasa (10/10) memberitakan setidaknya lebih dari 1.000 orang tewas dan 2.800 orang lainnya terluka dari pihak Israel.

Sementara itu, sebanyak 920 orang tewas dan 4.600 orang lainnya terluka dari pihak Palestina baik di wilayah Jalur Gaza maupun di Tepi Barat.

(far/end)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *