Rabat –

Maroko merupakan negara di Afrika yang tengah berduka akibat gempa. Negeri ini menyimpan berbagai keunikan mulai dari kultural, makanan, hingga pariwisata.

Maroko terletak di bagian utara benua Afrika, sehingga berbatasan langsung dengan benua Eropa. Sehingga Maroko menyimpan perpaduan kultur dari Latin Eropa, Afrika, hingga Timur Tengah.

Bahkan menariknya, negeri di ujung utara Afrika ini ternyata memiliki kedekatan dengan Indonesia, kendati letaknya cukup berjauhan. Kok bisa? Nah berikut ini detikTravel rangkum beberapa keunikan dari Maroko.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Letaknya berbatasan dengan Eropa

Peta Spanyol dan Maroko. Foto: Getty Images/iStockphoto/PeterHermesFurian

Maroko terletak di Afrika Utara, negeri ini menjorok ke utara sehingga letaknya tepat di seberang Selat Gibraltar dan berbatasan langsung dengan Spanyol.

Sedangkan, mereka berbatasan dengan Aljazair di sisi timur dan tenggara, lalu Sahara Barat di selatan, Samudra Atlantik di barat, dan Laut Mediterania di utara.

Maroko memiliki deretan pegunungan. Yang paling besar adalah Pegunungan Atlas, yang mengular dari jantung negeri sampai ke bagian selatan. Selain itu ada juga pegunungan Rif yang letaknya di utara Maroko.

2. Etnis Agama

Potret pegadang di Maroko. (dok. Boredpanda/Aurel Paduraru)

Masyarakat Maroko didominasi oleh etnis Arab dan Imazighen, atau campuran keduanya. Ada juga Suku Berber yang merupakan etnis asli dari daerah Afrika Utara, timur Lembah Nil.

Selain itu karena letaknya berbatasan dengan Spanyol, terdapat pula masyarakat keturunan pengungsi dari Spanyol yang melarikan diri dari Reconquista dan Afrika sub-Sahara.

Sedangkan untuk agama, mayoritas penduduk Maroko beragama Islam dan Islam merupakan agama resmi negara itu.

3. Memiliki nama lain

Keindahan langit Maroko berwarna jingga. (Getty Images/Eloi_Omella)

Maroko juga memiliki nama lain, yakni Dima Maghrib. ‘Dima’ memiliki arti selamanya, sedangkan kata ‘maghrib’ dalam bahasa Arab berarti matahari terbenam, yang mengacu ke Maroko.

Sedangkan dilansir dari The Focus, Dima Maghrib adalah frasa gaul yang punya beberapa arti seperti ‘hidup Maroko’, ‘Maroko selamanya’, atau ‘selalu Maroko’.

Kata tersebut diambil dari bahasa Arab, yang merupakan salah satu dari dua bahasa resmi negara.

Maroko juga memiliki nama lain yakni Al-Mamlakah al-Maghribiyyah. Ini juga menjadi nama resmi Maroko dalam Bahasa Arab.

4. Bahasa

Bahasa Arab adalah salah satu bahasa resmi nasional Maroko. Bahasa Arab dituturkan oleh sekitar ⅔ populasi, serta diajarkan di institusi pendidikan. Selain itu ada bahasa Amazigh dikenal dengan Tamazight, yang juga menjadi bahasa resmi pada tahun 2011.

Selain itu, ada pula bahasa Prancis, bahasa Spanyol, dan bahasa Inggris yang dipakai secara luas.

5. Makna bendera

Bendera Maroko. (kemlu.go.id)

Maroko memiliki bendera negara berwarna merah dengan gambar bintang di tengahnya. Bendera tersebut mempunyai arti yang mendalam soal Islam, yakni agama mayoritas di Maroko.

Bendera Maroko diadopsi pada 1915 selama pemerintahan Moulay Youssef Alaoui, pada Dinasti Alaouite atau Dinasti Alawi. Pada saat itu, Dinasti Alawi menggunakan bendera merah polos. Lalu tanda bintang disematkan untuk menjadi pembeda.

Arti dari warna merah yakni warna utama dari Arab dan dikaitkan dengan kemenangan di medan perang. Merah menjadi lambang keberanian dan kekuatan Maroko.

Sedangkan bintang berwarna hijau dengan lima sudut adalah simbol dari rukun islam. Selain itu bintang juga mewakili harapan rakyat dan hubungan antara Allah dan Raja. Lambang bintang ini juga dikenal sebagai materai Sulaiman oleh orang Maroko.

6. Kedekatan dengan Indonesia

Siapa sangka bahwa negeri yang jauh ini ternyata memiliki kedekatan dengan Indonesia. Kedekatan tersebut bermula sejak Presiden RI pertama, Sukarno.

Kisah kedekatan Indonesia dan Maroko itu adalah jejak keakraban sang Raja Maroko Mohammed V dengan Sukarno di tahun 1960.

Saking dekatnya hubungan RI dengan Maroko, Raja Mohammed V sampai membuat satu nama jalan khusus Sukarno, yang bernama sharia-Al-Rais Ahmed Sukarno dan kini menjadi Rue Sukarno. Sedangkan di Jakarta juga terdapat nama jalan yang terinspirasi dari Maroko, yakni Casablanca.

7. Pariwisata

Kota Merah Marakesh di Maroko. (Getty Images/iStockphoto/Olena_Z)Kota biru di Maroko. (Photo by: Duffour/Andia/Universal Images Group via Getty Images) Foto: (Duffour/Getty Images)

Maroko menjadi salah satu primadona bagi para turis dunia. Hal itu karena lanskap Maroko begitu menarik, meliputi gurun dan pegunungan.
Salah satu yang menarik adalah kota merah bernama Marrakesh. Bangunan kota ini didominasi oleh warna merah. Hal tersebut karena bangunan di sini seperti rumah, benteng, dan bahkan stadion dibuat dari lumpur merah.

Kota ini juga dijuluki sebagai kota seribu kedai kopi. Salah satu yang bersejarah di sini misalnya Masjid Koutoubia dan alun-alun kota Djemaa El-fna, Istana Bahia, serta kawasan mewah La Palmereie.

Selain kota merah, adapula kota biru bernama Chefchaouen yang terhampar di Pegunungan Rif. Kota ini sesuai namanya, memiliki pemandangan warna biru dari warna bangunan. Menurut beberapa catatan sejarah, warna biru pada kota Chefchaouen adalah sisa sejarah abad ke-15, saat para pengungsi Yahudi lari dari penguasaan Spanyol dan menetap di sini.

8. Resort ski tertinggi di Afrika

Desa Berber di Pegunungan Atlas, Maroko. (Youssef Boudlal/Reuters)

Berada di benua Afrika, siapa sangka kalau Maroko punya atraksi bermain ski lho. Bahkan resort ski di Maroko ini menjadi resort ski tertinggi di Afrika.

Resort ski ini terletak sekitar 80 kilometer dari Marrakesh, tepatnya di pegunungan Atlas yang bersalju. Tempat ini memiliki ketinggian sekitar 2.600 meter di atas permukaan laut.

9. Kuliner

Ilustrasi makanan Maroko. (Wisma Putra/detikJabar)

Keunikan lainnya yang terpancar dari campuran budaya di Maroko adalah kulinernya. Makanan di Maroko merupakan campuran antara masakan khas Arab, Eropa, dan Afrika. Mengingat kawasan ini dipengaruhi kuat dari Andalusia dan Mediterania.

Kuliner khasnya misalnya Couscous, yakni sejenis menu nasi yang populer di sini. Selain itu Maroko memiliki keunggulan di buah dan sayuran segar, jeruk peras dan teh mint adalah hidangan yang mudah ditemui saat traveling di Maroko.

Selain itu, kopi dan zaitun juga mudah ditemui di maroko.

10. Arsitektur menawan

Salah satu bangunan menawan di Maroko, Masjid Tin Mal. Foto: (iStock)

Maroko juga dikenal akan keindahan arsitektur di banyak bagian kotanya. Dari masjid yang ikonik, hingga sudut jalan juga penuh warna.

Arsitektur Maroko terinspirasi dari Islam dan Hispano-Moor. Serta sentuhan latin dari Spanyol juga terdapat pula pada arsitektur di sini.

Simak Video “Detik-detik Warga Maroko Berhamburan ke Jalan Saat Gempa Mengguncang”
[Gambas:Video 20detik]
(wkn/wsw)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *